Baju Adat Kalimantan

Kalimantan merupakan salah satu pulau cukup besar di Indonesia. Pulau ini terdiri dari lima provinsi, seperti Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Tiap-tiap provinsi di Kalimantan mempunyai baju adat berbeda. Baju adat Kalimantan yang begitu beragam juga dipengaruhi oleh kelompok etnis yang ada.

Daftar Baju Adat di Kalimantan

1. Baamar Galung Pancaran Matahari

Umumnya baju adat daerah Banjar ini sering dipakai saat pernikahan. Keunikan pakaian ini sudah ada sejak abad ke tujuh belas dan terus eksis sampai sekarang. Karakteristik yang kental dari pakaian adat ini ada pada nuansa Hindu dan Jawa. Anda bisa melihat dari penggunaan bunga mawar serta melati yang cukup banyak dari pakaian ini.

Pakaian adat Baamar Galung Pancaran Matahari begitu pas bagi pengantin yang ingin mempunyai tampilan gemerlap di hari bahagia nanti. Anda bisa menambahkan dekorasi mahkota untuk pelengkap hiasan pada bagian kepala bermotif naga maupun kelabang. Adapun nama pakaian pengantin wanita disebut Poko dan pria akan memakai kemeja.

2. Babaju Kun Galung Pacinan

Pakaian tradisional khas Kalimantan Selatan ini ternyata merupakan kombinasi apik dari China dan Timur Tengah. Perpaduan yang menjadi ciri khas pesona dari pakaian adat ini membuat siapapun terpanah. Bagi kaum pria Kalimantan Selatan akan memakai kopiah alpe, sekaligus gamis dan jubah serupa dengan pedagang Gujarat.

Di samping itu, pria tersebut juga mengenakan roncean melati pada sisi leher dan alas selop. Bagi wanita Kalimantan Selatan perlu mengenakan kebaya lengan panjang bergaya Cheong Sam.

Karakteristik kebaya ini memiliki payet benang emas yang begitu mewah. Pakaian ini dipadukan dengan rok panjang berhias manik-manik apik. Saat ini Babaju Kun Galung Pacinan juga sudah dipadukan dengan nuansa modern.

3. Bulang Kuurung

Pakaian yang lebih familiar dengan istilah baju kurung ini merupakan pakaian adat Kalimantan Barat yang berkolaborasi dengan Suku Melayu. Bahkan busana ini pun begitu mirip dengan yang ada di Sumatera Barat. Karakteristik baju kurung yang berasal dari daerah Kalimantan Barat, baju adat ini terbuat dari bahan beludru.

Selain itu, kategori baju adat ini terdiri dari 2 macam, seperti Kuurung Sapek Tangan serta Kuurung Langke Tangan. Kuurung Sapek Tangan mempunyai lengan pendek dan sebaliknya Kuurung Langke Tangan berlengan panjang. Pemakaian baju ini juga dilengkapi dengan kain batik sarimbit dan songket. Saat ini Anda bisa menjumpai model baju batik sarimbit keluarga terbaru di berbagai laman internet.

4. Cekak Musang

Baju adat Kalimantan Barat ini begitu kental dengan nuansa Melayu. Baju serba kuning ini juga dilengkapi dengan setelan kain songket. Pakaian adat yang cukup istimewa ini mempunyai karakteristik, yakni rancangan longgar pada sisi lengan, dada sampai ke perut. Di samping itu, pakaian ini juga tidak dilengkapi dengan kancing.

Cekak Musang tidak mempunyai kerah dan ujungnya bermotif renda yang amat apik. Untuk pemakaiannya bagi kaum wanita ditambahkan kain sarung yang berikatan bernama Ombak Mengalun. Sementara itu, bagi kaum pria ditambahkan celana serta kain ikat samping. Adapun kelengkapan pakaian tradisional ini di antaranya selendang, kain dagang, ikat pancung, ikat kembung dan ikat lingkup.

5. Kustin

Pakaian adat Kalimantan Timur ini umum dipakai oleh Suku Kutai pada upacara pernikahan yang diselenggarakan oleh golongan menengah ke atas di masa lampau. Karakteristik pakaian ini terbuat dari bahan beludru berwarna hitam. Pada bagian lengan baju dirancang dengan bentuk memanjang dan berkerah tinggi. Adapun bagian kerah serta dadanya dihiasi pasmen.

Ciri khas pakaian ini ada pada pemakaian berdasarkan jenis kelaminnya. Pemakaian untuk pria dikombinasikan dengan celana panjang warna hitam serta dodot rambu bundar yang dihiasi lambang Wapen. Sementara itu, pemakaian untuk wanita mempunyai tambahan kelibun kuing dari sutera. Adapun tambahannya adalah pemakaian aksesoris sanggul seperti orang Jawa.

6. Sakai

Sama seperti Kustin, Sakai merupakan pakaian khas daerah Kalimantan Timur. Meskipun dahulunya pakaian ini hanya dipakai oleh wanita saja, akan tetapi seiring berjalannya waktu kaum pria pun diperbolehkan mengenakannya. Karakteristik busana ini ada pada nilai keanggunan serta keunikannya tersendiri.

Ciri-ciri busana adat ini ada pada kainnya yang terbuat dari batik celup. Di samping itu, orang yang memakai Sakai perlu mengenakan kalung tiga susun serta kembang goyang sebanyak tiga cabang guna mendukung penampilannya lebih baik lagi. Tidak hanya itu saja, pemakaian baju adat ini juga dilengkapi dengan sanggul Tapak Langit hasil lilitan bunga melati serta tajok mawar.

7. Sangkarut

Baju khas Kalimantan Tengah ini sering dipakai oleh masyarakat Dayak Ngaju. Mereka adalah suku asli Kalimantan Tengah yang cukup mendominasi. Tempo lalu pakaian adat ini dibuat menggunakan kulit kayu. Bahan ini dikenal dengan nama kulit nyamu. Bahan kulit kayu ini kemudian ditempa dengan kuat sampai berubah lemas sehingga mirip kain.

Desain Sangkarut juga begitu simpel yaitu berupa rompi bagi kaum pria maupun wanita yang tidak berhiaskan apapun. Kemudian untuk bawahan menggunakan celana cawat yang ditutupi dengan lembaran kain tertentu. Kain ini disebut sebagai Ewah. Selain terbuat dari kayu, karakteristik lain dari pakaian ini hanya memakai warna alami yakni cokelat muda.

8. Ta’a

Pakaian adat ini umum dipakai oleh kaum wanita Kalimantan Utara. Ta’a merupakan pakaian khas daerah setempat yang terbuat dari kain beludru warna hitam. Inilah ciri khas Ta’a yang akan semakin indah dengan perpaduan hiasan serta pernak-pernik pelengkap lainnya. Busana yang terdiri dari rompi tanpa lengan serta bawahan bermotif apik ini paling sering dipakai pada acara pernikahan.

Motif pakaian ini terbagi tiga, yaitu hewan, burung enggang dan tumbuhan. Pada bagian kepala akan diberikan hiasan berupa bulu burung endemik Kalimantan yakni enggang. Karakteristik lain dari pakaian adat ini ada pada aksesoris tambahan, seperti kalung dan gelang yang berwarna-warni, sehingga membuat siapapun yang memakainya akan tampak cantik.

9. Tenunan

Tenunan merupakan baju adat Kalimantan Tengah yang masih digunakan sampai sekarang. Hanya saja baju ini sudah sedikit mengalami pembaharuan mengingat zaman yang semakin berubah. Busana adat hasil tenunan ini dibuat dari serat nanas dan nyamu. Karakteristiknya ada pada motif yang diterapkan, seperti flora, alam, serta fauna.

Bagi Anda yang ingin menikah dengan warga setempat, maka kelak akan mengenakan pakaian adat yang begitu cantik ini. Terlebih mengingat bahwa baju tenunan ini begitu berbeda dengan baju tenunan yang berasal dari daerah lain. Bahkan baju tenunan Kalimantan Tengah ini memiliki filosofi tersendiri yang tentunya berbeda dari daerah lain.

Baju adat Kalimantan memang begitu beragam. Anda bisa menjumpai 9 baju adat tersebut baik di acara adat, festival sampai pernikahan. Baju adat yang begitu beragam tersebut sangat bagus sebagai pemberi corak budaya di Kalimantan bahkan negara Indonesia. Penting bagi Anda untuk tidak hanya mengetahui kebudayaan Kalimantan saja melainkan juga ikut melestarikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright CostaBotes.com